Hidup saya belum lengkap tanpa curhat di blog. Seperti rambut panjang tanpa hiasan sedikitpun. Tetap indah, namun sedikit kurang lengkap seperti ada yang kurang pada keindahannya. Begitulah hidup saya tanpa menulis di blog :). Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog. Bukan karena tidak ada yang tidak ingin saya ceritakan atau tuliskan di blog setia saya ini. Akan tetapi, dikarenakan sulitnya mencari waktu yang pas untuk curhat dengan blog saya ini.
Begitu banyak yang saya alami, begitu banyak yang saya rasakan, begitu banyak yang ingin saya curahkan didalam tulisan di blog. Tapi entah yang mana dan dari mana saya harus memulai.
Tapi mungkin saya akan memulai dari yang satu ini. Yang sampai sekarang saya masih rasakan, menyiksa, menakutkan sekaligus membahagiakan saya.
Dicintai dan mencintai itu sesuatu banget :). Tidak tahu mana yang lebih menguntungkan. Menurut saya dicintai dan mencintai sama-sama menguntungkan :).
Dulu, saya selalu bisa menerima dengan hati yang ikhlas (mudah-mudahan benar-benar ikhlas) bahwa mencintai itu tidak harus selalu memiliki. Saya bisa turut bahagia apabila orang yang saya cintai itu bahagia, walo tanpa saya bersama dia. Tapi sekarang, saya tidak bisa seperti itu lagi. Entah apa penyebabnya. Melihat dia bersama yang lain walo itu hanya seorang teman, rasanya sulit bisa diterima oleh hati saya. Semakin hari saya semakin egois, serakah dan apapun itu namanya.
Saya tidak ingin berbagi cinta, sayang, perhatian, jiwa dan raga orang yang saya cintai. Cinta, sayang, perhatian, jiwa dan raga dia hanya milik saya! Bukan milik orang lain, hanya saya seorang! Saya merasa orang yang mencintai dan saya cintai harus saya miliki dan hanya milik saya sendiri, tidak ada yang boleh memiliki dia selain saya!
Egois, serakah, semakin ada di dalam diri saya. Kadang saya sendiripun tidak bisa mengaturnya. Kalau sudah ada egois dan serakah, maka rasa takut itu akan menghampiri dan semakin hari semakin besar. Rasa takut itu akan selalu ada bersama dengan keegoisan dan keserakahan. Saya terus terang tidak tahu bagaimana menghilangkan itu semua dari diri saya. Mungkin saja, rasa takut akan hilang dengan adanya keikhlasan dan hilangnya keegoisan serta keserakahan. Saya juga tidak tahu. Karena sampai sekarang saya belum dapat menghilangkan keegoisan dan keserakahan saya. Sehingga rasa takut akan kehilangan itu semakin besar dan semakin menyiksa.
Saya begitu mengerikan bukan? Apakah anda takut mendekati saya? Ada baiknya anda takut, karena mungkin saya akan merugikan anda apabila anda mencintai saya, membuat saya mencintai anda dan anda tidak akan menjadi milik saya maka saya akan menjadi monster yang tidak bisa dikendalikan oleh siapapun termasuk anda dan saya sendiri :). Wallahu'alam




0 comments:
Post a Comment