Saya bukan pengemis....
Saya tidak akan meminta orang lain melakukan sesuatu yang saya kehendaki dan mungkin tidak dikehendaki orang lain juga. Saya tidak punya apa-apa, tapi saya tidak akan mengemis untuk sesuatu yang saya inginkan. Saya tidak hebat dan tidak sempurna, tapi saya berusaha tidak mengemis orang lain untuk menganggap seolah-olah saya hebat.
Mama saya selalu mengajarkan saya untuk selalu berusaha dalam memperoleh sesuatu, sehingga rasanya lebih nikmat ketika kita bisa memiliki sesuatu itu. Mama saya juga selalu mengajarkan untuk tidak ketergantungan dengan orang lain, segala sesuatu yang bisa dilakukan sendiri harus dilakukan sendiri. Mama juga mengajarkan untuk tidak ketergantungan sama laki-laki, karena apabila suatu saat tidak ada laki-laki kita tidak akan kesusahan bila bisa melakukan sesuatu dengan sendiri.
Saya bukan pengemis dalam segala hal kepada orang lain selain Tuhan saya. Saya tidak akan mengemis orang lain untuk berteman sama saya, tapi saya ingin berteman dengan siapa pun. Saya tidak meminta semua orang menyukai saya, tapi saya ingin menyukai semua orang. Saya tidak meminta semua orang menyayangi saya, tapi saya ingin menyayangi semua orang. Saya tidak meminta semua orang mencintai saya. Saya tidak akan merendahkan diri saya hanya untuk dicintai orang lain, insyaAllah. Tapi saya juga tidak bisa mencegah apabila ada orang yang ingin berteman dengan saya, menyukai saya, menyayangi saya dan mencintai saya. Saya menjadikan semua itu anugerah dari Tuhan. Anugerah yang saya syukuri...
Saya bukan pengemis....
Saya tidak akan meminta orang lain melakukan sesuatu yang saya kehendaki dan mungkin tidak dikehendaki orang lain juga. Saya tidak punya apa-apa, tapi saya tidak akan mengemis untuk sesuatu yang saya inginkan. Saya tidak hebat dan tidak sempurna, tapi saya berusaha tidak mengemis orang lain untuk menganggap seolah-olah saya hebat.
Mama saya selalu mengajarkan saya untuk selalu berusaha dalam memperoleh sesuatu, sehingga rasanya lebih nikmat ketika kita bisa memiliki sesuatu itu. Mama saya juga selalu mengajarkan untuk tidak ketergantungan dengan orang lain, segala sesuatu yang bisa dilakukan sendiri harus dilakukan sendiri. Mama juga mengajarkan untuk tidak ketergantungan sama laki-laki, karena apabila suatu saat tidak ada laki-laki kita tidak akan kesusahan bila bisa melakukan sesuatu dengan sendiri.
Saya bukan pengemis dalam segala hal kepada orang lain selain Tuhan saya. Saya tidak akan mengemis orang lain untuk berteman sama saya, tapi saya ingin berteman dengan siapa pun. Saya tidak meminta semua orang menyukai saya, tapi saya ingin menyukai semua orang. Saya tidak meminta semua orang menyayangi saya, tapi saya ingin menyayangi semua orang. Saya tidak meminta semua orang mencintai saya. Saya tidak akan merendahkan diri saya hanya untuk dicintai orang lain, insyaAllah. Tapi saya juga tidak bisa mencegah apabila ada orang yang ingin berteman dengan saya, menyukai saya, menyayangi saya dan mencintai saya. Saya menjadikan semua itu anugerah dari Tuhan. Anugerah yang saya syukuri...
Saya bukan pengemis....




2 comments:
saya pernah membaca, dalam aliran sufi tertentu, menjadi pengemis atau mengemis dijadikan salah satu tingkatan utk menjadi sufi. dgn menjadi pengemis, sang penempuh jalan ruhani belajar antara lain utk membuang egonya. ini mungkin juga diilhami dari salah satu babak dr cerita Yusuf-Zulaikha yaitu ketika Zulaikha tercabut kemudaan dan kecantikannya krn terpisah dari Yusuf. pada masa itu Zulaikha diceritakan menjadi pengemis yg terlunta-lunta di jalan, padahal sebelumnya dia tinggal di istana. maqam pengemis Zulaikha berlangsung selama bertahun-tahun sampai akhirnya Allah mempertemukannya kembali dengan Yusuf.
oiya, selamat utk wajah baru blog ukie ya.
@Mas Amrie:
Terima kasih Mas Amrie :)
Post a Comment