Berharap merupakan kegiatan yang kurang menyenangkan. Kalo pasti akan mendapatkan apa yang kita harapkan sih pasti menyenangkan, tapi kalo nggak... mmm... mengecewakan. Dan efeknya ke diri bisa jadi macam-macam, uring-uringan nggak jelas, bete, emosional, dll.
Kalo kita belum bisa mendapatkan sesuatu, misalkan barang yang ingin kita miliki, pasti kita termotivasi untuk selalu berusaha mendapatkan barang itu, segala macam usaha mungkin akan kita coba untuk mendapatkan barang tersebut, tapi usahanya yang halal ya. Nah kalo kita mengharapkan sesuatu pada seseorang, terus kita tidak mendapatkan apa yang kita harapkan dari seseorang itu, gimana dunk. Apa lantas kita membenci orang tersebut? Sebal? Mmm... kecewa sih mungkin saja, tapi kita nggak berhak sedikitpun membenci seseorang itu hanya karena kita tidak mendapatkan apa yang kita harapkan dari seseorang itu. Mudah-mudahan Ukie benar. Benar juga apa yang dikatakan salah seorang sahabat Ukie, "manusia itu cenderung mengecewakan, jadi ada baiknya kita tidak terlalu bergantung pada manusia".
Kalo Ukie sering bilang Ukie berusaha mensyukuri atas apa yang sudah Allah kasih ke Ukie, tapi sepertinya Ukie masih jauh dari usaha untuk selalu mensyukuri semua yang dikasih Allah ke Ukie. Gimana nggak begitu, wong Allah selalu memberikan semua yang Ukie butuhin, tapi Ukie selalu merasa kurang dan selalu mencari-cari sesuatu yang Ukie inginkan tapi belum tentu Ukie butuhin. Begitu juga ke seseorang, Ukie seringkali mengharapkan seseorang untuk begini dan begitu, Ukie selalu merasa seseorang tidak bisa mengerti Ukie dengan baik, padahal mungkin seseorang itu sudah melakukan apa yang memang harus dia lakukan untuk Ukie. Mungkin dia juga sudah melakukan lebih dari apa yang Ukie butuhkan dan inginkan, hanya saja terkadang keegoisan ini menutup semua itu, Ukie masih terlalu serakah. Dan pada akhirnya kalo Ukie nggak mendapatkan apa yang Ukie harapkan dari seseorang itu, Ukie jadi sebal sama seseorang itu. Padahal mungkin Ukie tidak pantas untuk melakukan itu, karena bisa jadi Ukie salah menilai seseorang itu. Fiuhh, maaf ya... Ukie mungkin memang orang yang paling menyebalkan di dunia.
Yah, mungkin pada akhirnya dan ada baiknya kita berharap pada hal yang pasti-pasti saja. Supaya nggak jadi penyakit hati. Berharap akan sesuatu, Ukie pikir sah-sah saja, asal jangan sampai jadi menyakiti diri sendiri saja dan merugikan orang lain. Dan mungkin juga jangan terlalu tergantung dan berharap pada seseorang, kalo kita sendiri saja belum bisa memenuhi apa yang orang lain harapkan pada diri kita, ya jangan juga berharap kita akan mendapatkan apa yang kita harapkan dari orang lain. Mungkin ada baiknya lagi kalo kita bergantung pada diri kita sendiri dan Allah S.W.T. ^_^
Kalo kita belum bisa mendapatkan sesuatu, misalkan barang yang ingin kita miliki, pasti kita termotivasi untuk selalu berusaha mendapatkan barang itu, segala macam usaha mungkin akan kita coba untuk mendapatkan barang tersebut, tapi usahanya yang halal ya. Nah kalo kita mengharapkan sesuatu pada seseorang, terus kita tidak mendapatkan apa yang kita harapkan dari seseorang itu, gimana dunk. Apa lantas kita membenci orang tersebut? Sebal? Mmm... kecewa sih mungkin saja, tapi kita nggak berhak sedikitpun membenci seseorang itu hanya karena kita tidak mendapatkan apa yang kita harapkan dari seseorang itu. Mudah-mudahan Ukie benar. Benar juga apa yang dikatakan salah seorang sahabat Ukie, "manusia itu cenderung mengecewakan, jadi ada baiknya kita tidak terlalu bergantung pada manusia".
Kalo Ukie sering bilang Ukie berusaha mensyukuri atas apa yang sudah Allah kasih ke Ukie, tapi sepertinya Ukie masih jauh dari usaha untuk selalu mensyukuri semua yang dikasih Allah ke Ukie. Gimana nggak begitu, wong Allah selalu memberikan semua yang Ukie butuhin, tapi Ukie selalu merasa kurang dan selalu mencari-cari sesuatu yang Ukie inginkan tapi belum tentu Ukie butuhin. Begitu juga ke seseorang, Ukie seringkali mengharapkan seseorang untuk begini dan begitu, Ukie selalu merasa seseorang tidak bisa mengerti Ukie dengan baik, padahal mungkin seseorang itu sudah melakukan apa yang memang harus dia lakukan untuk Ukie. Mungkin dia juga sudah melakukan lebih dari apa yang Ukie butuhkan dan inginkan, hanya saja terkadang keegoisan ini menutup semua itu, Ukie masih terlalu serakah. Dan pada akhirnya kalo Ukie nggak mendapatkan apa yang Ukie harapkan dari seseorang itu, Ukie jadi sebal sama seseorang itu. Padahal mungkin Ukie tidak pantas untuk melakukan itu, karena bisa jadi Ukie salah menilai seseorang itu. Fiuhh, maaf ya... Ukie mungkin memang orang yang paling menyebalkan di dunia.
Yah, mungkin pada akhirnya dan ada baiknya kita berharap pada hal yang pasti-pasti saja. Supaya nggak jadi penyakit hati. Berharap akan sesuatu, Ukie pikir sah-sah saja, asal jangan sampai jadi menyakiti diri sendiri saja dan merugikan orang lain. Dan mungkin juga jangan terlalu tergantung dan berharap pada seseorang, kalo kita sendiri saja belum bisa memenuhi apa yang orang lain harapkan pada diri kita, ya jangan juga berharap kita akan mendapatkan apa yang kita harapkan dari orang lain. Mungkin ada baiknya lagi kalo kita bergantung pada diri kita sendiri dan Allah S.W.T. ^_^




0 comments:
Post a Comment