Tuesday, February 14, 2012

~ kaReNa aKu ~

jangan karena aku cinta, kamu bisa seanaknya memperlakukan aku
jangan karena aku cinta, kamu bisa mempermainkan hatiku
jangan karena aku cinta, kamu bisa menyia-nyiakan aku
jangan karena aku cinta, kamu bisa menomorduakan aku
jangan karena aku cinta, kamu bisa menyakiti aku kapan pun kamu mau!

Wednesday, October 26, 2011

= haRusNya =

Harusnya anda tidak mencintai saya
Harusnya anda tidak menyayangi saya
Harusnya anda tidak perlu punya niat membahagiakan saya!
Harusnya anda tidak membuat saya percaya anda
Harusnya anda tidak membuat saya menyayangi anda
Harusnya anda tidak membuat saya mencintai anda
Anda menyakiti saya
Anda tidak akan pernah menjadi milik saya!

Tuesday, October 25, 2011

...it's Me...

Hidup saya belum lengkap tanpa curhat di blog. Seperti rambut panjang tanpa hiasan sedikitpun. Tetap indah, namun sedikit kurang lengkap seperti ada yang kurang pada keindahannya. Begitulah hidup saya tanpa menulis di blog :). Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog. Bukan karena tidak ada yang tidak ingin saya ceritakan atau tuliskan di blog setia saya ini. Akan tetapi, dikarenakan sulitnya mencari waktu yang pas untuk curhat dengan blog saya ini.

Begitu banyak yang saya alami, begitu banyak yang saya rasakan, begitu banyak yang ingin saya curahkan didalam tulisan di blog. Tapi entah yang mana dan dari mana saya harus memulai.

Tapi mungkin saya akan memulai dari yang satu ini. Yang sampai sekarang saya masih rasakan, menyiksa, menakutkan sekaligus membahagiakan saya.

Dicintai dan mencintai itu sesuatu banget :). Tidak tahu mana yang lebih menguntungkan. Menurut saya dicintai dan mencintai sama-sama menguntungkan :).

Dulu, saya selalu bisa menerima dengan hati yang ikhlas (mudah-mudahan benar-benar ikhlas) bahwa mencintai itu tidak harus selalu memiliki. Saya bisa turut bahagia apabila orang yang saya cintai itu bahagia, walo tanpa saya bersama dia. Tapi sekarang, saya tidak bisa seperti itu lagi. Entah apa penyebabnya. Melihat dia bersama yang lain walo itu hanya seorang teman, rasanya sulit bisa diterima oleh hati saya. Semakin hari saya semakin egois, serakah dan apapun itu namanya.

Saya tidak ingin berbagi cinta, sayang, perhatian, jiwa dan raga orang yang saya cintai. Cinta, sayang, perhatian, jiwa dan raga dia hanya milik saya! Bukan milik orang lain, hanya saya seorang! Saya merasa orang yang mencintai dan saya cintai harus saya miliki dan hanya milik saya sendiri, tidak ada yang boleh memiliki dia selain saya!

Egois, serakah, semakin ada di dalam diri saya. Kadang saya sendiripun tidak bisa mengaturnya. Kalau sudah ada egois dan serakah, maka rasa takut itu akan menghampiri dan semakin hari semakin besar. Rasa takut itu akan selalu ada bersama dengan keegoisan dan keserakahan. Saya terus terang tidak tahu bagaimana menghilangkan itu semua dari diri saya. Mungkin saja, rasa takut akan hilang dengan adanya keikhlasan dan hilangnya keegoisan serta keserakahan. Saya juga tidak tahu. Karena sampai sekarang saya belum dapat menghilangkan keegoisan dan keserakahan saya. Sehingga rasa takut akan kehilangan itu semakin besar dan semakin menyiksa.

Saya begitu mengerikan bukan? Apakah anda takut mendekati saya? Ada baiknya anda takut, karena mungkin saya akan merugikan anda apabila anda mencintai saya, membuat saya mencintai anda dan anda tidak akan menjadi milik saya maka saya akan menjadi monster yang tidak bisa dikendalikan oleh siapapun termasuk anda dan saya sendiri :). Wallahu'alam

Monday, October 24, 2011

J.A.N.G.A.N!!!

Jangan dekati saya
Jangan pedulikan saya
Jangan memberi perhatian kepada saya
Jangan menyayangi saya
Jangan mencintai saya
Jangan mempunyai niat membahagiakan saya
Jangan membuat saya menyayangi anda
Jangan membuat saya mencintai anda
Tolong jangan lakukan smua itu.
Tolong jangan mempunyai niat lakukan itu
Jangan lakukan smua itu bila anda tidak akan menjadi milik saya!!!!

Sunday, June 5, 2011

...nO titLe...

Saya adalah orang yang mungkin lebay (kalo kata teman-teman saya) dalam segala hal. Saya akui, saya memang kadang mendramatisir segala sesuatu. Ya beginilah saya. Sesuatu yang kecil bisa jadi besar, sesuatu yang aidak ada bisa jadi ada.

Bicara soal lebay, mungkin tulisan saya kali bisa dikategorikan lebay :), mungkin loh ya...mungkin juga biasa aja.

Pilihan....Manusia punya hak memilih dalam segala hal, selama bisa mempertanggungjawabkannya, apapun pilihannya itu menjadi hak sepenuhnya pada manusia tersebut. Itu menurut saya dan mudah-mudahan saya benar. Dalam hal memilih, pernahkah teman dihadapi beberapa pilihan dan harus memilih, tidak boleh tidak? Pernahkah teman dihadapi pilihan yang sangat sulit kita ambil tapi kita ‎​♍ăü pilih pilihan itu?

Pernahkah teman disalahkan karena pilihan yang teman pilih? Pernahkah teman dimusuhi karena pilihan yang teman pilih? Pernahkah teman dibenci karena pilihan yang teman pilih? Pernahkah teman tidak dianggap dan dijauhi karena pilihan yang teman pilih? Lalu kenapa kita harus memilih kalau kemudian hanya untuk disalahkan, dimusuhi, diasingkan, dibenci, dan tidak dianggap. Lalu untuk apa pilihan itu diajukan dan untuk apa pilihan itu dipilih?

Bagaimana bentuk sebuah pilihan yang dapat menyebabkan pemilihnya disalahkan, dijauhi, diasingkan? Apa karena pilihannya itu menyakiti orang lain, merugikan orang lain? Lalu bagaimana kalo semua pilihan itu menyebabkan orang lain tersakiti? Bisakah kita tidak memilih? Kalo tetap harus memilih juga, apa yang harus kita pilih?

Kenapa hanya karena pilihan kadang kita harus menderita? Kenapa kadang kita tidak bisa memilih apa yang mau kita pilih hanya karena orang lain? Kenapa kita harus mengorbankan diri kita memilih sesuatu yang tidak ingin sungguh-sungguh kita pilih?

Lalu kapan tepatnya kita bisa memilih pilihan kita tanpa disalahkan, dijauhi, diasingkan, dibenci, tanpa harus menderita dan tidak terbebani karena orang lain? Kapan kita bisa memilih pilihan kita dan bisa mendapatkan kebaikan?

Saya merasa saya mempunyai hak yang sama dalam memilih jalan hidup saya sebagai seorang manusia. Saya mempunyai hak bahagia, senang, dan lain sebagainya. Tapi apakah adil untuk saya kalau karena pilihan saya, membuat saya dibenci, disalahkan, dijauhi? Hanya karena sebagian orang menganggap pilihan saya salah. Sadarkah mereka yang menyalahkan pilihan saya bahwa bukan mereka yang menjalani hidup saya tapi saya. Pernahkah sedikit saja mereka mencari tahu penyebab saya memilih pilihan saya? Pernahkah sedikit saja mereka merenungkan kejadian serupa yang menimpa saya bisa saja menimpa mereka kelak? Pernahkah sebelum mereka memutuskan memusuhi, menjauhi, membenci saya, menyadari bahwa saya hanya seorang manusia biasa yang tidak pernah lepas dari kesalahan?

Setidaknya tidak ada satupun yang satu tutupi dari keluarga saya. Keluarga saya mengetahui semua. Mengetahui pilihan saya, alasan saya memilih pilihan saya dan sebagainya. Dan saya tidak mempunyai kewajiban memberitahukan semua hal dalam hidup saya ke selain keluarga saya termasuk ke sahabat-sahabat saya.

Sahabat, seperti apa sebenarnya bentuk sahabat? Meninggalkan sahabat lain hanya karena sahabatnya melakukan kesalahan? Itukah yang namanya sahabat.

Saya tidak ingin pernah sedikitpun menginginkan meninggalkan sahabat-sahabat saya. Kalo pada akhirnya saya menjauh...itu karena saya tidak ingin membebani mereka dengan masalah-masalah saya, dan saya butuh waktu, tapi bukan berarti saya tidak ingin bersahabat lagi dengan sahabat-sahabat saya. Saya tetap butuh mereka untuk mendukung saya dalam setiap langkah yang saya pilih.

Dan saya begitu sungkan untuk memulai berhubungan kembali karena saya jadi merasa tidak pantas menjadi sahabat mereka.

Thursday, May 12, 2011

= nOt oNly Me =

You said that you miss me, but you miss someone else too
You said that you need me, but you need someone else too
You said that you want me, but you want someone else too
You said that you love me, but you love someone else too

I thought only me in your heart
I thought only me in your head
I thought only me in your desire
I thought.....

Are those true?
All the feels that you ever said to me?

Monday, March 21, 2011

«JaHat»

Jahat...
Ya saya memang jahat...
Anda tidak perlu berulang kali mengatakan saya Jahat...
Lakukan apa saja yang Anda ingin lakukan kepada saya
Sampai Anda puasssss membalas saya...

Wednesday, January 12, 2011

# TaKaBuR #

Pengalaman adalah guru yang paling berharga....hampir semua orang tahu itu. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan, apa yang akan menimpa kita, apa yang akan kita alami, baik atau buruk, senang atau sedih, dan lain sebagainya.

Semua orang punya rencana, banyak rencana. Semua orang punya harapan, banyak harapan. Tidak ada yang salah dengan banyak rencana dan harapan. Tapi tetap Allah yang menentukan. Yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa, ikhtiar, tawakal dan istiqomah.

Saya merasa sudah melakukan hal yang benar, tapi mungkin tidak bagi Allah. Saya merasa sudah banyak melakukan banyak hal untuk orang lain, tapi mungkin tidak bagi Allah. Saya merasa ikhlas melakukan sesuatu, tapi mungkin kurang bagi Allah.

Saya merasa tidak akan mengalami hal pahit yang dialami orang lain, saya merasa tidak akan merasakan hal yang pahit yang dirasakan orang lain, saya merasa tidak akan begini dan begitu. Saya merasa tidak sering mengeluh. Saya tidak merasa lebih baik dari siapapun. Saya hanya berusaha menjadi orang yang baik, terutama di mata Allah. Tapi mungkin saya tidak seperti itu di mata Allah. Mungkin saya sering mengeluh. Tanpa saya sadari mungkin saya merasa lebih baik dari orang-orang tertentu. Saya merasa akan selalu diberi kesenangan dan tidak kesusahan dari Allah. Tapi saya tahu dan sadar bahwa kesulitan dan kesusahan yang kita alami dan rasakan itu adalah bentuk cinta Allah kepada umatnya bukan karena Allah membenci umatnya, tapi tetap saja pada saat kita mengalami kesusahan dan belum mendapatkan jalan keluar, kita sering suudzon kepada Allah dan tidak sabar untuk segera keluar dari kesusahan yang kita alami. Kita juga mungkin seringkali merasa hanya kita yang mengalami kesusahan itu dan orang lain tidak, padahal mungkin justru kita yang lebih beruntung dibanding orang lain.

Rasanya banyak kata tidak akan pernah cukup untuk menggambarkan bahwa saya ini hanya manusia biasa yang tidak luput dari dosa, kesalahan dan kekhilafan. Kata maaf mungkin juga tidak akan pernah cukup. Tetapi bukan berarti saya tidak berusaha untuk menjadi lebih baik lagi. Saya tidak ingin terlalu banyak berkata-kata, tapi saya ingin dan berusaha menjadi lebih baik lagi dan tidak akan pernah bosan berusaha menjadi lebih baik lagi. Insya Allah....